KPU Kabupaten Morowali "Keok" Dalam Gugatan Sidang Ajudikasi Pilkada  Paslon Harisma

INDONESIASATU.CO.ID:

MOROWALI-Setelah dilakukan sidang Adjudikasi tentang sengketa pilkada tahun 2018 yang digelar oleh Panwaslu Kabupaten Morowali tentang tidak diloloskan Paslon Bupati  ( Harisma)  Haris Nunu dan Wakil Bupati Morowali Ismail Syueab oleh KPU karena alasan keterlambatan tentang Laporan kekayaan Paslon LHPKN di KPK .

Ahkirnya berdasarkan hasil rapat pleno terbuka yang di gelar Panwaslu Pasangan Calon Bupati Haris Nunu dan Wakil Bupati Ismail Syueab dinyatakan lolos menjadi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Morowali tahun 2018 dan berhak mengikuti Pilkada Morowali.

Artinya apa bahwa  KPU Kabupaten Morowali dinilai tidak Profesional dalam menjalankan tuganya  oleh Kuasa Hukum Paslon Harisma Baron Harahap,SH,MH  terbukti.

Terlihat dari hasil rapat pleno terbuka KPU Kabupaten Morowali selaku Ketua oleh Wahyudin Abd Wahid,SH  "KEOK "dalam gugatan Adjudikasi Pilkada yang digelar oleh Panwaslu Kabupaten Morowali yang dipimpin oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Morowali Ruslan,SH pada tanggal 26 Pebruari 2018 di Aula Penginapan Anuta kelurahan Bungi Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Senen (26/2/2018).

Berdasarkan hasil berita acara rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Morowali Ruslan,SH bahwa sengketa Pilkada menyatakan 
A. Bahwa Panwaslu Kabupaten Morowali bewenang menyelesaikan sengketa pemilihan  a qua.
B. Bahwa Pemohon memiliki kedudukan hukum mengajukan permohonan sengketa pilihan a qua.
C. Bahwa permohonan a qua masih diajukan dalam waktu dekat pengajuam pemilihan.
D.Bahwa sengketa a qua beralasan tumpul sebagian menggugat sebagai :

  1. UU nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU nomorv1 tahun 2015 tentang penetapan PP penganti UU nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubenur Wakil Gubenur,Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.
  2.  Peraturan Badan Pengawas Pemilu nomor 12 tahun 2017 tentang tata cara penyelesaian sengketa pemilihan Gubenur dan Wakil Gubenur ,Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.

Menyatakan yaitu

  1. Mengabulkan peemohonan Pemohon untuk sebagian.
  2. Pembatalan keputusan dan berita acara KPU yakni Keputusan KPU Kabupaten Morowali nomor .32/PL.03-KPT/7206/ KPU/ Kab/II/2018 tentang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati  tahun 2018 tanggal 12 Februari 2018. Berita acara rapat pleno ketetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati acara rapat pleno terbuka Bupati Morowali dan Wakil Bupati Morowali pada pemilihan Bupati dam Wakil Bupati Morowali nomor 78/TL.03.3-DA/7206/Kab/II/2018 tanggal 12 Februari 2018. Berita acara rapat pleno terbuka Bupati dan Wakil Bupati pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati nomor 81/TL.03.3-DA/7206/KPU/Kab/II/ 2018 tanggal 11 Februari 2018.
  3. Meminta KPU Kabupaten Morowali untuk menerima dokumen perbaikan Bakal Calon Bupato dan Wakil Bupati tahun 2108 yang ditanda terima dokumen kelengkapan oleh LHKPN dari KPK atas nama Haris Nunu tanggal Januari 2018 dan tanggal dokumen kelengkapan LHKPN atas nama Ismail Syueab tanggal 31 Januari 2018.
  4. Meminta KPU Kabupaten Morowali untuk melaksanakan keputusan ini demikian diputuskan dalam rapat pleno panitia Pengawas Kabupaten Morowali dan ditandatangani oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Morowali Ruslan,SH.( supriyono).
  • Whatsapp

Index Berita