Dirut PT KNM Minta Klarifikasi Terkait Pemuatan Berita Oleh Media Yang Tidak Berimbang

INDONESIASATU.CO.ID:

BUOL-Dirut PT Karya Nugraha Mandiri  Minta klarifikasi atas pemberitaan pada salah satu media cetak yang berpusat dipalu sulteng terkait pekerjaan lanjutan Daerah Irigasi(DI) desa modo satu kecamatan bukal kabupaten buol sulawesi tengah tahun anggaran 2018 yang bersumber dari dana APBN kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat(PUPR)melalui BWSS III palu sulawesi tengah

Proyek pekerjaan yang dikerjakan oleh PT Karya Nugraha Mandiri senilai kurang lebih 8 miliar lebih tersebut yang diberitakan oleh salah satu media yang dimuat pada edisi rabu 19 juni 2019 dikerjakan asal jadi itu dibantah oleh Dirut PT Karya Nugraha Mandiri Syamsudin Kuntuamas bahwa pernyataan dalam berita tersebut tidak sesuai fakta lapangan dimana pekrjaan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan sehingga ketika terjadi perbuhan pada  kondisi bagian bangunan akibat faktor alam masih tanggung jawab kontraktor

Kepada media ini kamis 20 juni 2019 Syamsudin mengatakan"Jadi apa yang diberitakan itu tidak benar dan tidak sesuai fakta lapangan seperti dalam berita dikerjakan amburadul bisa kita liat sendiri dimana amburadulnya,jadi saya sangat merasa sudah dicemarkan nama baik saya ,termasuk instansi yang mengawasi saya baik dari dinas maupun dari TP4D propinsi sulawesi tengah,beritanya tidak ada konfirmasi kepada saya sehingga tidak berimbang, ini sangat merugikan saya sehingga saya tidak menerima itu dan harus diklarifikasi oleh media itu juga dalam bentuk berita"kata Udin

Symsudin Menilai pemuatan berita yang tidak berimbang tersebut sudah melanggar etika jurnalis yang berdampak pada kerugian pihak yang diberitakan sehingga pihaknya meminta untuk memulihkan nama baiknya pihaknya meminta agar media tersebut melakukan klarifikasi dalam bentuk berita

Sementara itu kepala biro buol media tersebut Bakri Kadadia sangat menyayangkan atas pemberitaan yang tanpa melalui koordinasi dengan biro yang sudah dipercayakan dalam wilaya itu dan pihaknya berjanji akan meluruskan kembali

"Saya sangat menyayangkan hal itu terjadi karna tidak melalui koordinasi dulu dengan saya selaku kepala biro yang sudah dipercayakan,olehnya saya berjanji akan meluruskan hal itu"kata bakri

(Rahmat Salakea)

  • Whatsapp

Index Berita