Ketua Panitia Desa Maniala Sumardi Datangi Kantor BPMD Buol,31 Warga Wajib Pilih Tidak Dapat Surat Panggilan

rahmatsalakea, 01 Dec 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:
BUOL–Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Desa Maniala, Kecamatan tiloan, Kabupaten Buol,(SUMARDI)mendatangi kantor BPMD kabupaten buol. Pasalnya, 3i warga wajib pilih tidak bisa memberikan hak suaranya dalam pilkades

Kedatangan ketua panitia kekantor BPMD kabupaten buol lantaran sejumlah warga yang tidak mendapatkan kertas panggilan sebagai pemilih didesa itu,untuk menantisipasi gejolak timbulnya kerawanan tersebut Ketua Panitia Pilkades Maniala mendatangi kantor BPMD kabupaten buol guna menanyalan ke 31 warga yang tidak dapat memberikan hak suaranya, Minggu (01/12/2019) siang.

"Masalahnya ada 31 orang yang tidak dapat memilih sekarang ini mereka marah karena tidak dapat surat panvgilan,saya khawatir akan terjadi akan terjadi kerawanan saat pemilihan"ungkap Sumaedi

Menururnyapanitia desa  maniala telahkonsultasikan permasalahan itu ke pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakt Desa(BPMD)buolHasilnya berdasarkan keterangan Pihak dinas bagi yang tidak terdaftar dalam DPT tidak dibenarkan memilih karena melanggar perbub.

.

“Kita sudah konsultasi ke DPMD bersama 31 orang yang tidak terdaftar DPT, tapi menurut DPMD berdasarkan Perbup tidak bisa warga ini memilih gunakan KTP,”terang Sumardi.

Lanjut, Sumardi dalam keterangannya berharap pihak DPMD dapat memberikan kebijakan terhadap 31 warga Desa Potugu yang tidak terdaftar DPT bisa menggunakan hak pilihnya saat voting day.

“Saya minta supaya DPMD berikan izin memilih gunakan KTP supaya yang tidak terdaftar bisa gunakan hak pilih mereka, ini demi menjaga kerawanan karena mereka ini keberatan jika tidak bisa memilih,”terangnya.

Sumardi, menambahkan demi mengantisipasi timbulnya kerawanan pihaknya berharap Pemkab Buol sedianya menerbitkan surat edaran yang tujuannya untuk melegalkan warga yang tidak terdaftar dalam DPT agar bisa memilih gunakan KTP.

“Kalau sampai Senin besok tetap mengacu pada Perbup, terpaksa kita laksanakan pemilihan. Hanya kita kuatirkan akan terjadi kerawanan,”tandasnya.

Menanggapi hal tersebut salah satu toko masyarakat yang juga selaku wartawan senior di sulawesi tengah(M Basri Djulunau)epada media ini melalui komentarnya digroup Wacahf

"Pemilih yang belum terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkades 2019 tetap dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan e-KTP atau surat keterangan (suket) perekaman e-KTP.Daftar kategori ini masuk ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK)"terangnya

Lebih lanjut kata M Basri Djulunau hal ini akan menimbulkan ketidak kondusifan dan polemik 

"saya menduga terlalu banyak intervensi penguasa  kepada panitia pilkades..Olehnya saya mengingatkan seluruh panitia Pilkades yang menggelar pemilihan serentak tetap bekerja secara profesional dan netral tidak usah takut dengan susupan ataupun kepentingan Pilbub mendatang...Berpolitik yang sehatlah....Sepertinya terlalu ketakutan orang yang intervensi pada pelihan Bupati yang akan datang"tutupnya

Sebagaimana diketahui, sebanyak 56 Desa tersebar di 10 Kecamatan, pada Senin (02/12/2019) akan melakukan pemungutan suara Pilkades serentak tahap III diharapkan pelaksanaan berjalan aman dan lancar.

(Rahmat)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu