Pemda Tolitoli Berangkatkan penderita Gizi Buruk Kepalu Guna Pengobatan Intensip

INDONESIASATU.CO.ID:

Tolitoli-Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Laziz Wahda dan sejumlah donatur memberangkatkan Tono anak dari pasangan suami istri Warga Desa Oyom, Kecamatan Lampasio,

penderita Gizi Buruk dan kelainan pada Alat Kelamin untuk mendapatkan pengobatan intensif di Kota Palu Sulawesi Tengah.

Kepala Dinas Sosial bersama sejumlah Pejabat Organisasi Perangkat Daerah terkait diantaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tolitoli, melepas keberangkatan Tono dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokopido Tolitoli menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Undata Kota Palu dengan menggunakan mobil, Kamis sore (16/5).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli Drs. Hi. Indar Dg. Silasa menuturkan, saat ini Tono sudah ditangani oleh pihak Pemerintah Daerah dan mendapat dukungan dari  sejumlah Instansi, Relawan, dan para Donatur. Diharapkan kepada pihak keluarganya agar tidak perlu khawatir, namun teruslah mendoakan supaya Tono bisa segera sembuh.

"Kami berharap pihak keluarga mendoakan agar adik Tono bisa segera sembuh, tidak perlu khawatir dengan biaya termasuk perawatan anak ini, karena ada relawan yang siap mendampingi, dan kami akan terus melakukan pengawasan terhadap anak ini", ungkap Indar. 

Menurutnya, Ibu dari Tono merupakan penyandang  Disabilitas Mental sementara Ayahnya  merupakan Eks Penderita Kusta yang memiliki keterbatasan Ekonomi, sehingga tidak mempunyai biaya untuk berobat lanjut.

Sementara itu, Nenek Tono, Tie mengatakan, keluarga sangat terbantu karena Pemerintah Daerah telah memfasilitasi pengobatan Tono, diharapkan Tono bisa pulang dalam keadaan sehat.

"Kami cuma bisa berdoa muda-mudahan Tono cepat sembuh, karena kedua orang tuanya tidak ada yang bisa ikut berangkat ke Palu,  saya juga sudah tua kaki selalu sakit jadi tidak bisa pergi", keluh Tie. 

Tono diberangkatkan ke Kota Palu hanya di dampingi Kakaknya yang baru berusia 11 Tahun, namun ada relawan yang telah ditunjuk oleh pihak Pemda yang akan mendampingi  mereka selama berada disana. Rencananya Tono akan diperiksa secara menyeluruh, karena selain mengalami Gizi Buruk, Tono juga memiliki kelainan pada alat kelamin sehingga kesulitan saat ingin Buang Air Kecil", jelas Indar.

(ERWIN)

  • Whatsapp

Index Berita