Polres Buol Kawal Penertiban PKL Ikan Dan Ayam Potong

INDONESIASATU.CO.ID:

BUOL-Polres Buol mengawal Penertiban  PKL Ikan dan Ayam potong yang berjualan di area pasar lama kelurahan buol  tepatnya di Jalan trnas sulawesi kabupaten buol jumat sore 11/01/2019 yang ditertibkan oleh Tim gabungan dari lintas sektoral yang terdiri atas, Dinas koperasi dipimpin langsung oleh kepala dinas Djuprin Manto.Petugas Sat Pol PP.Dipimpin langsung oleh Kasatnya Asrarudin.dinas perhubungan(Dishub)langsung pimpin oleh kepala dinas Moh Yamin Rahim,serta hadir camat biau Purnomo S.SST.dan Lurah Buol Masita Kunding S.Sos

Penertiban tersebut mendapat  pengawalan yang cukup ketat dari pihak polres buol guna pengamanan proses penertiban yang dilakukan oleh pemerintah daerah(pemkab)buol bersama kabag opps polres buol Kompol Joni Bolang S.Sos serta kasat sabhara dan sejumlah personil dari anggota shabara polres buol.

Dalam pengawalan tersebut dinyatakan oleh kabag opps polres buol Kompol Joni Bolang S.Sos.pihaknya dalam penertiban tersebut hanya sebatas mengamankan dan berharap selama dalam proses pertiban akan berjalan aman.

"Kami dari pihak kepolisian hanya sebatas untuk mengamankan saja sesuai permintaan dari pemda.dan muda2han selama proses penertiban ini tetap aman agar kegiatan pemda dalam melakukan penertiban bisa berjalan dengan lancar"kata kabag Opps Joni Bolang S.Sos

Proses Penertiban tersebut merupakan dampak dari aksi para pedagang yang bertempat dipasar kampung bugis yang melakukan aksi berjualan  dibadan jalan serta melakukan aksi bakar ban tepat didepan pasar kampung bugis sebagai bentuk protes terhadap para pedagang yang masih melakukan jual beli ikan dan ayam potong pada lokasi pasar lama dikelurahan buol.guna meminta pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan agar seluruh para PKL yang masih melakukan atifitas jual beli dipasar lama untuk diarahkan kembali kepasar baru yang sudah disediakan oleh pemkab.

Sejumlah pedagang pasar baru yang menetap dipasar tersebut mengaku adanya aktifitas para PKL Ikan dan Ayam potong dipasar lama mengakibatkan pendapatan para penjual ikan yang sudah menetap dipasar baru mengalami kerugian yang cukup besar disebabkan para pembeli tidak lagi datang untuk berbelanja pada pasar baru.

"Kami lakukan ini karena kami mengalami kerugian yang cukup besar bahkan dagangan kami sampai membusuk karena tidak laku.kami minta agar para pedagang yang dipasar baru diarahkan semua kemari tidak terkecuali.jika tidak ada tindakan maka kami akan tetap melakukan aksi ini"ancam para pedagang.

Sementara itu ditempat terpisah para PKL yang berada dipasar lama mengelukan adanya tempat yang kurang memadai baik penjual ikan maupun para penjual ayam pitong.

"Kami siap untuk pindah akan tetapi tempat yang disediakn untk berjualan masih kurang memadai"ungkap salah satu PKL

Menangapi sejumlah keluhan tersebut kepala dinas koperasi Djuprin Manto membantah"itu hanya alasan saja. tempat  sudah disediakan.dan itu layak untuk berjualan.karena itu pasar yang sudah disediakan oleh pemerintah.disini yang tidak layak. dan tidak dibolehkan untuk berjualan ikan dan ayam potong.dan harus pindah agar sama-sama dengan para penjual ikan dan ayam potong di dipasar baru."kata kadis***rahmat

  • Whatsapp

Index Berita