Propam Polda Sulteng Periksa Saksi Oknum Aparat Perampas Camera Milik Jurnalis TVRI Sulteng Saat Meliput

indonesiasatu, 04 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PALU-Propam periksa sejumlah Saksi oknum polisi yang melakukan perampasan camera milik wartawan TVRI Sulteng yang Sedang melakukan tugas peliputan saat demo didepan kantor DPRD palu Sulawesi tengah Pada Senin Lalu

Pernyataan ini guna menindak lanjuti perintah kapolda sulawesi tengah Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto MSI.yang disampaikan oleh kabid humas polda sulteng AkBP Didik supranoto melalui BA Bid Humas Polda Brigadir Yusuf kepada media indonesiasatu.co.id 

“hal ini guna menindak lanjuti perintah Bapak Kapolda  sulteng dan saat ini prosesnya masi pemanggilan sejumlah saksi untuk diperiksa "kata Brigadir Yusuf

Diberitakan sebelumnya peristiwa tersebut terjadi saat Upaya mengamankan penyampaian aspirasi oleh mahasiswa kota Palu yang menyuarakan penolakan beberapa Rancangan Undang Undang didepan DPRD Sulteng Rabu 25/9 secara Umum dapat terkendali dan situasi kembali Kondusif walaupun sempat muncul kericuhan tetapi aparat yg berjaga mampu menerapkan Standar Operasional Prosedur dalam menghadapi aksi masa baik saat damai maupun anarkhis,senin(30/09) tetapi keberhasilan Polda Sulteng mengamankan Proses pengambilan sumpah/janji Anggota DPRD Sulteng Masa bhakti 2019-2024 yg diwarnai aksi unjuk rasa mahasiswa tersebut, ternoda dengan prilaku oknum Aparat Kepolisian Polda Suteng yang melakukan perampasan kamera(Handy camp) milik wartawan TVRI Sulteng.

Polda sulteng sangat prihatin dan atas nama Polda Sulteng memohon maaf baik kepada pribadi wartawan yang bersangkutan, kepada TVRI Sulteng dan lembaga yg mengayomi para jurnalis (AJI/IJTI/PWI,PFI) atas sikap dan prilaku oknum Anggota polda Sulteng sehingga menghambat tugas-tugas jurnalis” ucap Kabidhumas Polda Sulteng Akbp Didik Supranoto.

meski demikian atas komitmen Polda Sulteng terus menindak lanjuti peristiwa dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah yang menjadi saksi terhadap oknum anggota kepolisian polda sulteng yang melakukan tindakan diluar (SOP) serta  sudah membuat Surat Telegram kepada jajaran terkait kejadian tersebut agar tidak terulang kembali dan diharapkan peristiwa perampasan kamera ini yg terakhir, dimana dalam himbauannya kepada jajaran Polda Sulteng antara lain ditegaskan untuk menghormati dan memberikan kesempatan kepada jurnalis untuk melakukan peliputan karena tugas mereka dilindungi UU, kedua tidak menghambat atau menghalang-halangi tugas jurnalis dengan melakukan perampasan akat dan menghapus hasil liputan, ketiga tindakan point dua merupakan pidana dg ancaman penjara paling lama 2 tahun dan denda paling tinggi Rp 500 juta.

(Tim indonesiasatu.co.id)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu