Tim Gabungan Tertibkan Puluhan Pedagang Ikan Dan Ayam Potong

INDONESIASATU.CO.ID:

BUOL-Puluhan pedagang Ikan dan Ayam potong yang berjualan di area pasar lama kelurahan buol  tepatnya di Jalan trnas sulawesi kabupaten buol jumat sore 11/01/2019 ditertibkan oleh Tim gabungan dari lintas sektoral yang terdiri atas, Dinas koperasi, petugas Sat Pol PP Dishub, serta mendapat pengawalan dari pihak polres buol guna menertibkan para pedagang ikan dan ayam potong setelah bulan lalu dilakukan relokasi dari pasar sentral buol ke pasar tradisional kampung bugis

Kepala dinas koperasi Djuprin Manto, yang memimpin langsung dalam penertiban itu mengatakan, tindakan tersebut merupakan upaya agar pasar yang sudah disediakan bisa dimanfaatkan.dan tidak dibenarkan para penjual ikan dan ayam potong berjualan disembarang tempat karena sangat berdampak  pada lingkungan 

“Tidak dibenarkan para penjual ikan dan ayam potong berjualan disembarang tempat karena sangat besar dampaknya pada lingkungan masyarakat.dan juga agar pasar yang sudah disediakan bisa dimanfaatkan.pemrintah kan suda menyediakan tempat dan fasilitas baik lampu.air itu sudah disediakan meskipun belum seperti apa yang mereka harapkan akan tetapi terus diupayakan bisa memadai.,” jelasnya.

Langkah tersebut, menurut kadis koperasi agar fungsi pasar tradisional benar-benar sudah dimanfaatkan. Menurutnya, banyak pihak juga menilai keberadaan pedagang ikan dan ayam potong sangat mengganggu para pengguna jalan raya yang pada setiap hari terjadi kemacetan akibat para penjual berada dipinggiran jalan akses trans sulawesi

Kasatpol PP kabupaten Buol Asrarudin mengatakan, aktivitas PKL di kawasan tersebut jelas tidak dibenarkan dan sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban lalu lintas.

“pemerintah kan sudah menyediakan tempat untuk berjualan jika ditempat seperti ini sangat mengganggu kenyamanan lingkungan akan tercemari oleh para penjual ikan.berbeda dengan para penjual seperti makanan ringan dan minuman atau campuran lain.kalau penjual ikan dan ayam perlakuanya khusus,tidak bisa disembarang tempat” jelasnya.

Ditambahkan pihaknya dalam jangka  satu bulan akan aktif melakukan pengawasan baik dari pol pp.dinas perhubungan.dan pihak kepolisian akan diminta membantu selama empat hari.

"dan mulai besok kami akan melakukan pengawasan terus selama satu bulan"kata kasat

Terkait lokasi berjualan baru bagi PKL yang ditertibkan,camat biau Purnomo S.STP sangat menghimbau kepada masyarakat. “pemerintah sudah siapkan lokasi pasar baru,dan himbauwan ini sudah seringkali disampaikan baik dimesjid.pada kegiatan pesta agar para pedagang ikan dan ayam.potong tidak dibenarkan berjualan disembarang tempat"kata camat

Lurah buol juga menyampaikan hal yang sama Masita Kunding S.Sos menambahkan, penertiban yang dilakukan tim gabungan sudah sesuai prosedur, dimana pihaknya telah lebih dulu melakukan sosialisasi langsung kepada para penjual maupun menyurati mereka untuk mengosongkan tempat.karena penjualan ikan dan ayam potong sangat berdampak pada lingkungan “kata Lurah***rahmat

  • Whatsapp

Index Berita