Warga Dan Siswa Ramai-Ramai Perbaiki Jalan Rusak

rahmatsalakea, 13 Jan 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BUOL-Puluhan tahun Akses jalan yang menghubungkan  lima desa di kecamatan bokat Kabupaten Buol Sulawesi Tengah(Sulteng) yaitu Desa Poongan desa Tikopo desa Langudon desa Bokat 4 dan desa Duamayo rusak parah dan terkesan di anatirikan,

Perhatian pemerintah kabupaten (Pemkab) dan DPRD Buol belum di rasakan masyarakat secara menyeluruh. Dalam sebulan terakhir kondisi jalan mulai dari pintu masuk desa Tayadun menuju Poongan dan dari desa Tikopo menuju Bokat 4  sampai Duamayo beberapa titik jalan sulit di lalui kendaraan karena genangan air hujan bercampur material lumpur menutupi poros jalan sehingga aktifitas warga petani dan siswa maupun guru yang mengabdi di sekolah tidak efektif setiap hari.

Untuk mengatasi kondisi medan jalan seperti kubangan ini terpaksa pemerintah kecamatan dan aparat desa setempat serta warga dan anak sekolah ramai-ramai bekerja bakti menimbun jalan dengan material seadanya agar mudah di lewati kendaraan setiap saat untuk bepergian.

"Jalan di desa kami ini sudah lama kurang di perhatikan pemerntah. "Ungkap Jumran warga Potongan pada (13/1/2020).

Dia, mengatakan sejak musim hujan ini aktifitas warga desa menuju desa-desa tetangga tidak lancar sebab jalan sulit di lalui selain berbecek berhamburan material kayu dan lumpur pada badan jalan, anak-anak sekolah dan guru yang pergi pulang masuk  sekolah kadang terlambat, belum lagi para petani susah memasarkan hasil panennya kalau hujan sudah turun. 

"Inilah yang kami alami di desa selama bertahun-tahun. "Ujar Jumran

Sementara itu Camat Bokat Kabupaten Buol Moh Kacfhi saat bersama warga melakukan kerja bakti mengatakan selaku pemerinta wilayah merasa prihatin melihat akses jalan yang rusak parah, dan memberi apresiasi kepada seluruh warga dan siswa dan guru yang sudah turun bersama-sama untuk memperbaiki jalan yang kondisinya cukup berbahaya bagi pengendara, jalan desa yang rusak ini  merupakan kewenangan pemerintah Provinsi Sulawesi tengah yang rusak parah terdapat di beberapa titik di desa-desa berjarak sekitar 5 kilo meter menuju pemukiman warga. 

Dia, menjelaskan setiap tahun anggaran pemerintah desa dan masyarakat selalu mengusulkan lewat musyawarah pembangunan (musrembang) kondisi jalan ini namun hanya sebagian yang di laksanakan sebagian lagi di biarkan. Meski demikian selaku pemerintah berharap agar kirannya gubernur dan DPRD yang memilki tanggung jawab di masyarakat dapat memperhatikan keluhan warga desa dan secepatnya mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki semua jalan rusak agar aktifitas masyarakat dan roda ekonomi  berputar dengan baik.

"kami berharap dengan keluhan warga ini cepat di atasi pemerintah."pungkas Camat Kacfhi.. 

(Tim)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu