PALU, Wartasulteng.com –
Dalam upaya menyelesaikan konflik agraria yang berkaitan dengan perkebunan kelapa sawit, Ketua Pansus DPRD Sulawesi Tengah, Nurmansyah Bantilan, mengadakan audiensi dengan Aliansi Masyarakat Toli-Toli di Kantor DPRD, Kamis (6/8/2026). Pertemuan ini menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dalam mempercepat penyelesaian masalah yang telah berlangsung lama.
Perwakilan aliansi menyampaikan harapan agar pemerintah dapat segera merespons perkembangan penanganan konflik agraria. Nurmansyah Bantilan menegaskan bahwa Pansus DPRD berkomitmen untuk mengawal proses ini agar tetap sesuai dengan hukum yang berlaku dan memberikan keadilan bagi masyarakat.
“Seluruh masukan dari masyarakat akan menjadi bahan penting dalam rekomendasi kami kepada Pemerintah Provinsi,” jelasnya. Pansus DPRD Sulawesi Tengah berencana menyampaikan rekomendasi kepada Gubernur untuk menjamin penyelesaian konflik yang adil dan transparan.
Nurmansyah juga berharap agar proses penyelesaian konflik dapat menciptakan iklim investasi yang sehat dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Pansus berkomitmen untuk terus mengawasi pelaksanaan rekomendasi demi mencapai kepastian hukum bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi antara lembaga legislatif dan pemerintah daerah, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama dalam menyelesaikan konflik agraria yang telah mengganggu kehidupan masyarakat Toli-Toli.







