PALU – Untuk memenuhi kebutuhan pangan di tengah kondisi cuaca yang masih belum menentu, Perusahaan Umum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sulawesi Tengah dan Dinas Pangan Sulteng melakukan kerjasama dalam kegiatan .

Kerjasama tersebut dilakukan Bulog dan Dinas Pangan melalui pendatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) di kantor Jalan Moh. Yamin, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, (5/12/23).

Iskandar Nongtji, Dinas (Kadis) Pangan Sulawesi Tengah menyebut, Bulog Sulteng dan Dinas Pangan sepakat untuk menyiapkan kebutahan pangan di sembilan bahan pokok untuk masyarakat lewat gerakan pangan murah.

“Gerakan pangan murah Ini bagian dari upaya intervensi kami dalam menyiapkan kebutuhan pangan masyarakat di tengah kondisi cuaca yang ekstrim dan harga yang masih flukatif” kata Iskandar saat di wawancarai.

Ia menambahkan, gerakan pangan murah tersebut tahap awal akan dilaksanakan di tiga diantaranya, Kabupaten Donggala di Wilayah Kecamatan Sojol, Kabupaten Parigi Moutong di Kelurahan Bantaya dan Kabupaten di wilayah Napu.

“Gerakan pangan murah itu berbentuk paket sembako 9 bahan pokok. Nantinya ada sekira 3.600 paket yang disiapkan di tiga Kabupaten, harga per paket sembakonya sebesar Rp 150.000, dapat subsdidi sebesar Rp 130.000 dan Warga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) cukup menyiapkan uang sebesar Rp 20.000/paket sembakonya” urai Iskandar.

Perjanjian kerjsama antara Dinas Pangan Sulawesi Tengah dan Bulog Kanwil Sulteng dalam penyiapan gerakan pangan murah terjalin setelah pihak Dinas Pangan mendapat alokasi anggaran dari APBD perubahan pemerintah Sulawesi Tengah.

Sementara, Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Sulteng, Heriswan, menyambut baik kerjasama antar Dinas Pangan dan Bulog dalam mencukupi kebutuhan pangan masyarakat lewat gerakan pangan murah. Menurutnya, ini langkah baik dan suatu prestasi yang bagus karena sebelumnya gerakan pangan murah sudah berjalan di , dan nantinya akan berjalan di tiga Kabupaten di Sulteng.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Sulawesi Tengah masih mempercayai pengambilan komoditinya di Bulog karena kemarin juga di Kabupaten Sigi dan di susul sekarang Pemerintah Provinsi. Muda-mudahan kedepan terus berkolaborasi untuk kepentingan masyarakat” ujar Kepala Bulog Sulteng.

Sejauh ini Bulog Sulteng siap memenuhi kebutuhan pangan untuk komoditi lainnya jika dibutuhkan kerjasama oleh Pemerintah Kabupaten lainnya di Sulteng. komoditi di Bulog sampai berapa bulan kedepan masih cukup aman. (Odi)