KENDARI | Warta Sulteng –
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Kendari menanam 1.000 bibit mangrove di pesisir Kelurahan Mata, Kota Kendari, Kamis (5/12), bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia. Program yang masuk dalam TJSL/CSR Mata Siaga ini dilakukan untuk memperkuat ekosistem pesisir dan meningkatkan ketahanan lingkungan.
Kegiatan diikuti pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulawesi Tenggara, perangkat kelurahan, warga, serta siswa SMPN 16 Kendari. Selain menanam, peserta mendapat edukasi tentang teknik tanam dan pentingnya pemeliharaan mangrove.
Manager IT Kendari, Supriyono Agung Nugroho, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Penanaman 1.000 bibit mangrove ini adalah langkah nyata mitigasi perubahan iklim dan perlindungan pesisir dari abrasi. Kami ingin memastikan ekosistem pesisir tetap terjaga dan habitat biota laut terlindungi,” ujarnya.
Apresiasi datang dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Program penanaman mangrove ini langkah strategis menjaga ekosistem pesisir. Kolaborasi seperti ini membangun ketahanan lingkungan yang lebih kuat untuk masa depan,” kata perwakilan DLH.
Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyatakan bahwa kegiatan tersebut turut mendukung target pembangunan berkelanjutan.
“Program Mata Siaga berkontribusi pada SDG 13 dan SDG 14. Mangrove berperan penting menyerap karbon sekaligus memulihkan habitat pesisir,” jelasnya.