PALU, Wartasulteng.com –

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menegaskan peran penting tenaga kesehatan (nakes) sebagai ujung tombak keberhasilan Program **BERANI Sehat** dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas bagi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat bersilaturahmi dengan insan kesehatan se-Kabupaten Morowali di Kantor Bupati Morowali, Kamis (16/7).

Dalam sambutannya, dr. Reny mengapresiasi dedikasi nakes yang telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Ia menyebutkan, “Tenaga kesehatan ini solid, rasional, kompak. Profesi kesehatan ini luar biasa. Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan se-Kabupaten Morowali yang menjadi ujung tombak dalam menyukseskan Program BERANI Sehat.”

Sejak diluncurkan pada 24 April 2025, Program BERANI Sehat telah dimanfaatkan oleh sekitar 185 ribu masyarakat Sulawesi Tengah hanya dengan menggunakan KTP. “Pembiayaan BERANI Sehat cukup menggunakan KTP Sulawesi Tengah, masyarakat langsung dilayani,” jelasnya.

Wakil Gubernur juga memberikan pujian kepada Pemerintah Kabupaten Morowali yang telah memperkuat layanan kesehatan dasar. Ia mengungkapkan bahwa seluruh puskesmas di Kabupaten Morowali telah memiliki dokter, menjadikannya contoh bagi kabupaten lain di Sulawesi Tengah.

“Kabupaten Morowali ini saya jadikan contoh untuk kabupaten-kabupaten lain. Luar biasa, seluruh puskesmas yang saya kunjungi semuanya memiliki dokter,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, dr. Reny mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan **BERANI Samporoa** di nomor *0811-666-2222* untuk menyampaikan keluhan atau kendala terkait pelayanan kesehatan. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali dan para ketua organisasi profesi kesehatan.