WARTA , Tim Dosen yakni Widya Pani, SST. SKM. M.Kes, Sumiaty, SST. MPH, Linda, SKM, M.Kes dan jurusan Kebidanan selama dua hari mengadakan kegiatan edukasi tentang pencegahan melalui video di Puskesmas Wani, (08/03/ 2024).

Ketua tim pelaksana, Widya Pani, SST. SKM. M.Kes., mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaantridharma perguruan tinggi.

“Ini yaitu salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa dalam mengabdikan diri untuk memberikan manfaat dan berdampak kepada , yang biasanya disebut Pengabdian kepada masyarakat dengan skema program kemitraan kepada masyarakat (PKM)” ungkapnya.

Masih kata Widya bahwa kegiatan ini diikuti oleh 30 ibu hamil trimester 1-3 dan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap para ibu hamil tentang pencegahan stunting.

“Kami mengambil topik stunting karena merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama dan stunting dapat dicegah dengan edukasi yang tepat kepada ibu hamil tentang pentingnya asupan gizi dan pemeriksaan kehamilan yang rutin,” tuturnya.

Widya melanjutkan edukasi ini menggunakan video yang dibuat oleh tim dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes , dalam tayangan video berisi informasi tentang penyebab stunting, dampak stunting, dan cara pencegahan stunting.

“Video sebagai media dalam meningkatkan pengetahuan, dan merupakan media audio-visual yang dapatmengungkapkan objek dan peristiwa seperti keadaan sesungguhnya, denganmenggunakan video seseorang mampu memahami pesan pembelajaran secara lebih bermakna sehingga informasi yang disampaikan melalui video tersebut dapatdipahami secara utuh” jelasnya.

Salah satu peserta, Nismawati mengaku sangat terbantu dengan kegiatan edukasi ini, penggunaan media cetak/ visual pesannya sangat mudah diterima.

“Dengan metode ini materi yang disampaikan oleh Tim dosen Poltekkes Kemenkes Palu, dengan mudah kami terima karena tayangan video visualnya langsung memberikan stimulus pada mata dan telinga, jadi saya lebih paham tentang stunting dan apa yang harus saya lakukan untuk mencegahnya,” kata Nismawati.(**)