WARTA , PALU – Sebanyak 62 Bintara gelombang I TA. resmi dilantik dan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).

Pelantikan dan pengambilan sumpah siswa lulusan Diktuba Polri TA. 2024 ini dilaksanakan di pada Kamis (11/7/2024).

Upacara pelantikan ini dihadiri oleh Utama (PJU) Sulteng, Kasipers 132 Tdl Kolonel Inf. Denny Engel Rupingi, Forkopimda Palu dan Kabupaten Donggala, Pengurus Bhayangkari Daerah Sulteng, serta orang tua siswa dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanat Kalemdiklat Polri yang dibacakan oleh Wakapolda Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, disebutkan bahwa pelantikan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian program pendidikan pembentukan Bintara Polri.

“Pada momentum yang penuh kebahagiaan ini, saya mengucapkan selamat kepada para Bintara Remaja Polri atas capaian yang telah saudara raih pada hari ini,” ujar Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko.

Ia juga berpesan kepada para Bintara Remaja Polri untuk memberikan dedikasi terbaik kepada institusi Polri, , bangsa, dan negara.

Keberhasilan ini, menurutnya, merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang patut disyukuri dan menjadi jawaban dari doa tulus para orang tua dan keluarga.Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko juga menjelaskan bahwa tema pendidikan Polri saat ini adalah “Pendidikan dan Pelatihan yang Melayani untuk Polri ”.

Tema ini dimaksudkan untuk mencetak SDM Polri yang unggul sejak awal melalui pendidikan dan pelatihan.

“Standar kompetensi lulusan dan penjabaran kurikulumnya memiliki muatan untuk mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko.

Pelantikan ini, lanjutnya, merupakan langkah awal dan perjalanan panjang tugas dan karier para anggota Polri. Oleh karena itu, mereka harus siap menghadapi tugas yang semakin kompleks dan penuh tantangan seiring perkembangan zaman.

Di akhir amanat, Wakapolda Sulteng menekankan pentingnya menjaga nama baik serta kehormatan diri, keluarga, dan institusi dalam menjalankan tugas.

“Hindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi Polri, maupun pelanggaran pidana. Jadilah panutan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat, dekati dan berikan pelayanan terbaik serta pemberi solusi dari permasalahan yang berkembang, mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas, agar semakin memperkuat citra Polri di mata masyarakat,” pungkasnya. **