WARTA , – Memasuki perayaan Natal 2023 dan 2024, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palu memperketat peredaran di sejumlah toko dan swalayan yang menjual paket parcel.

Salahsatu toko parcel yang dilakukan pengawasan adalah toko parcel Mutiara di Jl. Gajah Mada, . Petugas BPOM Palu yang datang pada Selasa pagi, (19/12/23) langsung memeriksa kelayakan produk makanan dalam kemasan parcel mulai dari kemasan yang layak dan tanggal kadaluarsa dari produk tersebut.

Sampai memasuki Minggu ke-3 Desember, pihak BPOM Palu sudah melakukan pengawasan di sejumlah toko parcel yang ada di sejumlah se- termasuk Palu. Hal ini bermaksud untuk melindungi dari makanan yang tak layak konsumsi.

“kita melakukan pengawasan jelang Natal dan Tahun Baru, kenapa, karena memang pola konsumsi di saat hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru memang meningkat.dengan meningkatkan kita perlu meningkatkan pengawasan yang lebih, untuk memberikan rasa aman pada konsumen dan masyarakat yang akan berbelanja prdukuk makanan” Ujar Mardianto, Kepala BPOM Palu, setelah melakukan pengawasan di toko Mutiara, Jalan Gajah Mada, Selasa, (19/12/23).

Dalam sidak pengawasan produk makanan dalam kemasan parcel, pihak BPOM Palu membagi dalam dua tim untuk melakukan pengawasan di sejumlah toko. Sejauh ini, pihak BPOM Palu hanya menemukan kurang dari 10 produk makanan yang kemasannya di anggap tidak layak. Selanjutnya, untuk temuan itu disarankan untuk di tarik dari peredaran atau langsung di musnahkan.

Sementara itu, Inggrit Tanoe, pengusaha dan pemilik toko parcel Mutiara di Jalan Gajah Mada, menjamin produk makanan dan minuman dalam kemasan paket parcel yang ia jual aman dan layak untuk di konsumsi bagi pelanggannya.

“Saya sudah 38 tahun menyiapkan paket parcel setiap memasuki Natal atau Lebaran. Sejauh ini pelanggan saya dari sejumlah perusahaan di Kota Palu dan luar Palu yang sering memesan parcel aman-aman saja dan belum pernah komplain” katanya.  (ODI)