PALU | Warta Sulteng –
Pemerintah Kabupaten Tolitoli memastikan dukungannya terhadap rencana pembangunan Kantor Imigrasi di daerah itu dengan menghibahkan lahan kepada pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Bupati Tolitoli dan jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu di Kota Palu, Senin (6/7/2026).
Bupati Tolitoli Amran Yahya mengatakan lahan yang akan dihibahkan berada di Kelurahan Baru. Lokasinya dipilih berdekatan dengan kantor Kementerian Haji dan Umrah agar masyarakat dapat mengakses layanan keimigrasian dan penyelenggaraan ibadah haji dalam satu kawasan pelayanan.
“Alhamdulillah, setelah kami rapat, lahannya sudah kami siapkan. Insyaallah sertifikat tanah hibah akan kami serahkan kepada Kantor Imigrasi agar proses pembangunan bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Amran.
Kemenko Pangan Perkuat Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Untuk Jaga Swasembada Pangan
Menurut Amran, keberadaan Kantor Imigrasi di Tolitoli menjadi kebutuhan masyarakat yang selama ini masih harus ke Palu untuk mengurus paspor dan berbagai dokumen keimigrasian.
“Kami mendukung penuh dengan memberikan tanah hibah. Setelah itu, pembangunan kantornya menjadi kewenangan pemerintah pusat,” katanya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menyampaikan hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Tolitoli menjadi dasar bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menyusun rencana pembangunan kantor, kebutuhan sarana dan prasarana, serta penempatan sumber daya manusia.
“Setelah hibah tanah selesai, kementerian akan menyusun rencana anggaran pembangunan, kebutuhan sarana prasarana, dan jumlah pegawai yang akan ditempatkan di Tolitoli,” kata Akmal.
Ia menjelaskan, kebutuhan personel nantinya ditetapkan Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Tengah.
“Selama proses pembentukan kantor berlangsung, pelayanan akan didukung petugas yang diperbantukan dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu hingga kantor baru beroperasi secara penuh” jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli, Sriyanti Daeng Parebba, menyatakan lembaganya mendukung penuh pembangunan Kantor Imigrasi karena dinilai akan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memangkas waktu dan biaya masyarakat.
“Kami sangat mendukung pembangunan Kantor Imigrasi di Kabupaten Tolitoli. Kehadirannya akan memudahkan masyarakat mengurus paspor maupun dokumen keimigrasian lainnya, apalagi lokasinya berdekatan dengan layanan haji dan umrah,” ujar Sriyanti.
Selain mempercepat layanan paspor, kehadiran Kantor Imigrasi di Tolitoli diharapkan memperluas akses pelayanan keimigrasian bagi masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah bagian utara. Pembangunan kantor tersebut juga diyakini dapat mendukung mobilitas warga, iklim investasi, serta pelayanan perjalanan ibadah haji dan umrah di daerah.**







