SIGI | Warta Sulteng –

Banjir menerjang Desa Mataue dan Desa Boladangko, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu malam (16/5/2026). Akibatnya, jembatan penghubung antar dusun putus.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan hujan intensitas tinggi diwilayah setempat memicu debit sungai meningkat drastis hingga membawa arus deras.

“Akibat jembatan putus, warga di Dusun 1 Desa Bolapapu dengan Dusun 2 Desa Mataue hanya dapat melintas dengan berjalan kaki” tulis BPBD dalam laporannya.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas 30 kepala keluarga di Dusun 2 Desa Mataue terganggu. Kelompok rentan yang terdampak terdiri atas empat balita, sembilan lanjut usia, dan tiga penyandang disabilitas.

“Selain memutus akses warga, banjir juga membawa material lumpur dan kayu yang menutup jalan menuju Kantor Desa Boladangko, satu unit sekolah dasar, satu TK/PAUD, dan satu gereja” masih laporan BPBD Sulteng.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa tersebut.

Paaca peristiwa itu, aparat desa bersama warga di Desa Boladangko mulai membersihkan material secara mandiri agar aktivitas masyarakat kembali normal. **