PALU | Warta Sulteng –
Hary Akbar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Sulawesi Tengah periode 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ALTI Sulteng, Jumat (22/5).
Forum yang dihadiri pengurus ALTI kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah itu menetapkan Hary Akbar setelah menjadi satu-satunya calon yang mendaftarkan diri dan memenuhi seluruh persyaratan pencalonan.
Ketua Panitia Musprov, Yudi Dile, mengatakan seluruh tahapan pemilihan berlangsung sesuai mekanisme organisasi dan tata tertib persidangan.
“Panitia telah menjalankan seluruh proses sesuai aturan organisasi. Calon yang mendaftar juga memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan,” ujarnya.
Menurut Yudi, seluruh peserta musyawarah menyepakati penetapan Hary Akbar secara aklamasi karena tidak ada calon lain yang maju dalam pemilihan ketua ALTI Sulteng.
Ia menjelaskan, kepengurusan ALTI saat ini telah terbentuk di 10 kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Sementara dua daerah lainnya, yakni Buol dan Banggai Laut, masih dalam proses pembentukan kepengurusan definitif.
“Pengurus baru diharapkan dapat menyelesaikan pembentukan organisasi di seluruh daerah agar pembinaan olahraga trail run berjalan lebih maksimal,” katanya.
Ketua ALTI Sulteng terpilih, Hary Akbar, menegaskan kepengurusan baru akan fokus memperkuat organisasi, membina atlet, dan mengembangkan event trail run di Sulawesi Tengah.
“Kami akan membangun organisasi yang aktif dan terbuka bagi komunitas trail run maupun pecinta alam di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Hary menargetkan pembinaan atlet muda melalui berbagai kegiatan dan kompetisi daerah sebagai persiapan menghadapi ajang nasional. Ia juga berencana menggelar event trail run yang menggabungkan kategori fun run dan kompetitif.
Selain pembinaan atlet, ALTI Sulteng juga akan mendorong pengembangan sport tourism melalui pemanfaatan jalur alam di sejumlah daerah, seperti Tomori, Matantimali, dan Salena.
Menurut Hary, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi trail run di Indonesia karena didukung lintasan alam dan kawasan pegunungan yang menarik.
Ia juga menargetkan atlet trail run Sulawesi Tengah mulai tampil pada ajang nasional seperti Rinjani 100, BTS Ultra, dan Siksorogo.
“Kami ingin atlet Sulawesi Tengah mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa nama daerah melalui olahraga trail run,” katanya.**





