JAKARTA, Wartasulteng.com –
Kasus pencurian yang melibatkan selebgram Nabilah O’Brien semakin memanas setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Dalam sebuah video yang viral, terlihat keributan yang terjadi di restorannya pada 20 September 2025, saat sepasang suami istri marah karena pesanan mereka tidak segera diantar. Insiden ini berujung pada tindakan pencurian makanan dan minuman yang dilakukan oleh pasutri tersebut.
Nabilah, yang merasa tertekan, akhirnya buka suara melalui akun Instagramnya. “Saya adalah korban tetapi justru dituduh sebagai tersangka,” ungkapnya. Dia menceritakan bagaimana selama lima bulan terakhir, ia merasa tertekan dan takut untuk berbicara. Dalam pernyataannya, Nabilah mengklaim bahwa ia diminta untuk mengakui bahwa rekaman CCTV adalah fitnah dan harus membayar Rp1 miliar.
Pengacara Nabilah menjelaskan bahwa mereka telah melaporkan pasangan suami istri tersebut. Namun, pasutri itu malah mengancam akan melaporkan balik Nabilah dengan dalih pencemaran nama baik, serta menuntut ganti rugi yang sama. Hal ini menciptakan dilema hukum yang rumit, di mana Nabilah merasa terjebak dalam situasi yang tidak adil.

Kasus ini telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk Komisi III DPR RI dan Kapolri. Nabilah berharap agar mereka dapat memberikan keadilan dan kepastian hukum dalam kasusnya. Publik pun menantikan perkembangan lebih lanjut terkait insiden ini dan bagaimana hukum akan berpihak pada para pelaku usaha di Indonesia.
