PALU | Warta Sulteng –
Bulog Sulteng mengoptimalkan serapan beras dan gabah petani di Sulawesi Tengah menjelang musim panen. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulteng, Jusri, turun langsung meninjau sentra produksi untuk memastikan hasil panen terserap maksimal.
Dalam sepekan terakhir, Bulog Sulteng mengunjungi sejumlah sentra produksi padi dan penggilingan beras. Langkah ini bertujuan mempercepat serapan beras dan gabah petani sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat petani.
“Kami turun langsung untuk memantau kesiapan panen di sentra produksi. Intensitas produksi cukup baik dan kami ingin mengoptimalkan penyerapan beras maupun gabah di Sulawesi Tengah,” kata Jusri, Rabu (11/2/2026).
Selain memantau panen, Bulog Sulteng juga menemui petani dan pengelola penggilingan padi. Dalam kunjungan tersebut, jajaran Bulog menyosialisasikan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurut Jusri, potensi produksi padi di Sulawesi Tengah cukup menjanjikan, terutama di wilayah yang segera memasuki musim panen. Karena itu, Bulog Sulteng hadir lebih awal agar proses serapan beras dan gabah berjalan optimal sesuai standar mutu.
Bulog Sulteng telah mulai melakukan serapan beras di beberapa daerah, meski volumenya belum besar karena panen belum berlangsung serentak. Namun, pemetaan potensi produksi sudah dilakukan untuk mempercepat penyerapan saat panen meningkat.
“Memang belum dalam jumlah banyak, tetapi kami sudah memetakan potensi dan pola penyerapan. Seiring meningkatnya produksi, serapan gabah dan beras petani akan kami optimalkan,” ujarnya.
Bulog Sulteng menegaskan komitmennya mendukung petani lokal melalui penyerapan hasil panen dalam negeri. Upaya ini tidak hanya memperkuat cadangan beras pemerintah, tetapi juga menjaga stabilitas harga dan mendukung program swasembada pangan nasional. **