PALU, Wartasulteng.com –
Langkah proaktif DPRD Provinsi Sulawesi Tengah terlihat jelas melalui penyelenggaraan Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh Komisi IV Bidang Kesra. Rapat yang membahas koordinasi Program Kerja Tahunan Anggaran 2026 ini digelar di Ruang Rapat Baruga, Gedung B Lantai III DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi No. 80, Palu, tepat pada Kamis, 15 Januari 2026, pukul 12.32 WITA.
Dipimpin Ketua Komisi IV Hidayat Pakamundi, sesi ini diikuti Sekretaris Komisi Wiwik Jumatul Rofi’ah dan anggota komisi lainnya: I Nyoman Slamet, Mohammad Nurmansyah Bantilan, Risnawati M Saleh, Awaluddin, Abdul Rahman, serta Sri Atun. Hadir pula pejabat esensial seperti Kepala Dinas Kesehatan Dr. Syahriar M.Kes, Kepala Kadispora Muchsin Husain Pakaya, Sekretaris DPRD M. Sadly Lesnusa, dan tim Sekretariat DPRD Sulteng.
Agenda utama RDP menyasar sinkronisasi program 2026 di sektor kesehatan, kepemudaan, dan olahraga, demi menyelaraskan dengan visi pembangunan Sulteng yang inklusif. Di tengah tantangan seperti peningkatan akses layanan kesehatan di daerah terpencil dan pengembangan prestasi olahraga pemuda, rapat ini menjadi wadah strategis untuk memastikan anggaran dimanfaatkan secara efektif.
Hidayat Pakamundi, sebagai pimpinan rapat, menyampaikan visi jelas. “Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah ingin memastikan perencanaan program tahun 2026 di bidang kesehatan, kepemudaan, dan olahraga benar-benar matang, terkoordinasi, serta tepat sasaran bagi masyarakat,” katanya. Ia juga menyoroti peran pengawasan DPRD: “Kami mendorong OPD agar program 2026 dilaksanakan secara efektif dan akuntabel.”
Penekanan pada manfaat nyata bagi masyarakat menjadi pesan kunci. “Peningkatan kualitas pelayanan publik adalah prioritas. Kami harap program-program ini langsung dirasakan oleh rakyat Sulteng,” tambah Hidayat, yang melihat RDP sebagai momentum untuk membangun kepercayaan publik terhadap kinerja legislatif dan eksekutif.
Dampak jangka panjang RDP ini diharapkan mendorong program 2026 berjalan terintegrasi, sehingga mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. DPRD Sulteng berkomitmen penuh dalam pengawasan dan legislasi, memastikan pembangunan daerah tak hanya ambisius tapi juga realistis menghadapi dinamika 2026.