PARIGI MOUTONG – Warta Sulteng |
Satgas Saber Pelanggaran Pangan Bareskrim Polri memastikan stok beras di Gudang Beras Bulog (GBB) Olaya, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Satgas yang dipimpin Kombes Pol James Hutajulu bersama jajaran Polda Sulteng, Polres Parigi Moutong, tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) pusat, serta dinas terkait Pemkab Parigi Moutong meninjau langsung GBB Olaya, Kamis (12/2/2026). Peninjauan dilakukan untuk mengecek ketersediaan dan distribusi beras serta minyak goreng bersubsidi “Minyak Kita”.
Berdasarkan hasil pengecekan dan keterangan Kepala GBB Olaya, total stok beras yang tersimpan mencapai 4.000 ton, terdiri dari beras medium dan premium. Cadangan tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Parigi Moutong. Selain gudang Olaya, Bulog juga mengoperasikan tiga gudang lain di wilayah Parigi guna memperkuat ketahanan stok hingga tahun depan.
“Kami turun langsung untuk memastikan stok beras dan minyak kita tersedia, distribusinya tepat sasaran, serta tidak ada pelanggaran,” ujar Kombes Pol James Hutajulu di sela peninjauan.
James menegaskan, pengawasan dilakukan untuk mencegah praktik pelanggaran terkait harga, mutu, keamanan, maupun distribusi pangan. Ia memastikan Satgas akan menindak tegas jika menemukan penyimpangan yang merugikan masyarakat.
Selain memeriksa gudang Bulog, Satgas juga memantau harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Sentra Parigi. Hasil pemantauan menunjukkan harga relatif stabil dan pasokan mencukupi.
“Sejauh ini tidak ada kenaikan harga yang signifikan dan tidak ada gejolak di masyarakat terkait pangan di Sulawesi Tengah,” kata James.
Satgas menegaskan akan terus melakukan pengawasan rutin guna menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan pangan, khususnya beras dan minyak goreng, tetap aman di Parigi Moutong.**