MOROWALI | Warta Sulteng –

Banjir merendam empat desa di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (24/5). Akibatnya, permukiman warga dan sejumlah ruas jalan desa terdampak genangan air hingga sulit dilalui kendaraan.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, banjir menerjang Desa Mendui, Bahoruru, Bente, dan Desa Matansala sekira pukul 18.00 WITA. Sebelum banjir terjadi, wilayah setempat sedang diguyur hujan.

Arus banjir juga dilaporkan menghambat aktivitas masyarakat karena beberapa akses jalan desa sepanjang kurang lebih dua kilometer tidak dapat dilalui kendaraan roda dua.

“Berdasarkan laporan dan dokumentasi yang diterima, air mengalir deras di sejumlah ruas jalan desa serta masuk ke rumah warga di wilayah terdampak,” tulis BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dalam laporan resminya, Minggu malam.

BPBD dan petugas gabungan terpaksa mengevakuasi warga yang berada di sekitar bantaran sungai guna mengantisipasi risiko yang lebih besar.

BPBD menyebut hingga saat ini data warga terdampak, pengungsi, dan korban jiwa masih dalam proses pendataan.

“Beberapa titik jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer sulit diakses kendaraan roda dua akibat tingginya debit air dan derasnya arus banjir,” demikian laporan BPBD Sulteng.

Dilapotkan, hingga Minggu malam, air masih menggenangi wilayah terdampak.**