PALU | Warta Sulteng –

Polda Sulawesi Tengah akan menggelar Operasi Patuh Tinombala 2026 selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026, guna meningkatkan disiplin masyarakat berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Sulawesi Tengah.

Persiapan operasi ditandai dengan pembukaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) oleh Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Nasri di Ruang Rupatama Polda Sulteng, Rabu (3/6).

Kapolda mengatakan Operasi Patuh Tinombala 2026 mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis yang didukung penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik, baik melalui sistem statis maupun mobile.

“Operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Tengah,” kata Nasri.

Menurutnya, latihan pra operasi diperlukan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mampu menjalankan operasi secara profesional di lapangan.

“Latihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan personel dari aspek keterampilan, sikap, dan pengetahuan sesuai tugas operasional, sekaligus memantapkan koordinasi dan sinergitas antar fungsi operasional maupun instansi terkait,” ujarnya.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga kondisi fisik dan mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama operasi berlangsung.

Operasi Patuh Tinombala 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Berkeselamatan Menjelang Pelaksanaan Hari Bhayangkara Tahun 2026” dan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. **