JAKARTA, Wartasulteng.com –

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) mengalami penurunan signifikan pada Jumat ini. Berdasarkan update dari situs resmi Logam Mulia, harga jual emas Antam turun Rp 100.000 per gram menjadi Rp 2.856.000, sementara harga buyback anjlok lebih dalam hingga Rp 149.000 menjadi Rp 2.571.000 per gram.

Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan harga emas domestik yang dimulai akhir Januari 2026. Hanya seminggu setelah menyentuh puncak Rp 3.168.000 per gram, harga emas Antam sudah terkikis lebih dari Rp 300.000 per gram secara keseluruhan.

Tekanan utama datang dari pasar global, di mana harga emas dunia merosot ke US$4.834 per troy ounce (turun 2,63%). Faktor pemicu meliputi penguatan dolar AS pasca-nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve, pernyataan hawkish Gubernur Fed Lisa Cook, serta aksi profit-taking investor setelah rekor tertinggi US$5.608 per ounce.

Analis memprediksi fluktuasi harga emas sepanjang 2026, dengan potensi rebound jika suku bunga AS turun atau ketegangan geopolitik memanas kembali. Investor diimbau bijak dalam timing pembelian, mengingat selisih harga jual-buyback yang melebar hingga Rp 285.000 per gram.