PALU, Wartasulteng.com –

Di tengah tekanan industri perbankan yang semakin kompetitif, **Bank Sulteng** justru mencatatkan kinerja yang tumbuh sekaligus sehat, sebuah kombinasi yang tidak banyak dimiliki bank daerah. Capaian tersebut mengantarkan Bank Sulteng meraih penghargaan bergengsi dalam ajang **THE ASIANPOST BUMD Awards 2026** yang digelar di Alila Solo pada Kamis, 16 April 2026.

Dalam ajang tersebut, Bank Sulteng dinobatkan sebagai **“BPD dengan Kinerja Sangat Baik Tahun 2025”** untuk kategori KBMI 1. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, bersama Dewan Pakar Infobank, Sigit Pramono, kepada Direktur Utama Bank Sulteng, Ramiyatie.

Penghargaan ini menjadi semakin relevan jika melihat kondisi BUMD secara nasional. Dari sekitar 1.037 BUMD yang beroperasi di Indonesia, hanya sekitar 650 yang mampu mencetak laba pada tahun 2024. Di sektor keuangan, khususnya Bank Pembangunan Daerah (BPD), peran menjadi sangat strategis dengan penguasaan aset mencapai 79,74 persen dari total Rp1.281,55 triliun.

Kinerja Bank Sulteng sepanjang 2025 tergolong menonjol, dengan pendapatan bunga sebagai tulang punggung sebesar Rp1,08 triliun. Setelah dikurangi beban bunga sebesar Rp405,6 miliar, bank mencatat pendapatan bunga bersih sekitar Rp677,6 miliar, dengan margin bunga bersih (NIM) sebesar 6,43 persen.

Dari sisi efisiensi, Bank Sulteng menunjukkan perbaikan signifikan dengan rasio BOPO sebesar 72,32 persen dan cost to income ratio (CIR) di kisaran 58 persen. Fungsi intermediasi juga berjalan seimbang, dengan Loan to Funding Ratio (LFR) di level 90,52 persen.

Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,72 persen dan NPL net 1,93 persen. Dari sisi permodalan, Bank Sulteng memiliki fondasi yang sangat kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,11 persen, menjadi bantalan penting dalam menopang ekspansi bisnis ke depan.