JAKARTA, Wartasulteng.com –
Pelemahan rupiah ke Rp16.955 per dolar AS pada 19 Januari 2026 memicu sorotan tajam terhadap independensi Bank Indonesia. Pengunduran diri Deputi Gubernur Juda Agung dan pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono oleh Presiden Prabowo memicu spekulasi pasar bahwa intervensi pemerintah bakal menggerus otonomi moneter.
Beberapa bank kini jual dolar di atas Rp17.000, sementara RDG BI 20-21 Januari dinanti untuk langkah tegas. Presiden Prabowo usulkan tiga calon: Thomas, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M. Juhro. Menteri Keuangan Purbaya menjamin tak ada campur tangan politik.
Di tengah gejolak, IHSG tembus rekor 9.133, didorong inflow asing ke sektor perbankan dan komoditas. Analis global soroti ancaman tarif 10% Trump ke Eropa, yang bisa tekan ekspor Indonesia. OJK perintahkan bank asses risiko mata uang.
Ekonom memproyeksikan rupiah stabil di Rp16.900-Rp17.000 jika BI intervensi kuat. Pemerintah siapkan cadangan devisa Rp150 triliun untuk pertahanan.