Tojo UnaunaPALU, Wartasulteng.com —
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan kualitas regulasi. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Fasilitasi Harmonisasi terhadap Rancangan Peraturan Bupati Tojo Una-Una tentang Strategi Sanitasi Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2025–2029 yang berlangsung di Aula Kebangsaan Kanwil Kemenkum Sulteng, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), Sopian, yang menegaskan bahwa sanitasi merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, perencanaan sanitasi yang terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta kualitas lingkungan hidup.
Dalam rapat harmonisasi, Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan Kanwil Kemenkum Sulteng bersama perangkat daerah pemrakarsa melakukan pembahasan secara menyeluruh terhadap substansi rancangan peraturan. Fokus pembahasan diarahkan pada sinkronisasi kebijakan daerah dengan regulasi nasional, penguatan arah pembangunan sanitasi, serta upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan sanitasi yang layak dan aman.
Selain memastikan keselarasan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, tim harmonisasi juga melakukan penajaman norma pengaturan agar regulasi yang disusun dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menegaskan bahwa sanitasi merupakan indikator penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Menurutnya, peningkatan kualitas sanitasi tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan produktivitas, dan pelestarian lingkungan.
“Peningkatan kualitas sanitasi tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik,” ujar Rakhmat Renaldy.
Ia menambahkan bahwa regulasi yang berkualitas akan menjadi pedoman yang kuat bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan secara terarah, efektif, dan berkelanjutan. Melalui harmonisasi ini, Strategi Sanitasi Kabupaten Tojo Una-Una Tahun 2025–2029 diharapkan mampu menjadi landasan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, nyaman, dan berdaya saing bagi seluruh masyarakat.






