TOJO UNAUNA – Warta Sulteng –

Seorang nelayan asal Desa Bailo, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilaporkan hilang setelah tidak kembali dari melaut selama tiga hari. Tim SAR gabungan kini memperluas area pencarian untuk menemukan korban yang hingga Kamis (4/6/2026) belum diketahui keberadaannya.

Korban diketahui bernama Fiki (20), yang berangkat memancing di perairan Desa Bailo pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Berdasarkan keterangan keluarga, korban biasanya kembali ke daratan keesokan harinya. Namun hingga Rabu (3/6/2026), korban tak kunjung pulang.

Keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Unit Siaga SAR (USS) Ampana untuk meminta bantuan pencarian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Ampana bergerak menuju Desa Bailo pada Rabu siang dan berkoordinasi dengan keluarga korban serta pemerintah setempat sebelum memulai operasi pencarian.

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas korban menggunakan speed boat milik pemerintah daerah dengan radius pencarian tiga mil laut dari lokasi kejadian.

Namun hingga operasi hari pertama berakhir pada pukul 18.00 Wita, korban belum ditemukan. Tim SAR kemudian melanjutkan pencarian pada hari kedua, Kamis (4/6/2026), dengan memperluas area pencarian menggunakan speed boat dan kapal nelayan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, mengatakan operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue USS Ampana, Polsek Ampana, Polairud, BPBD, RAPI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

“Pencarian terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran sesuai rencana operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat bekerja maksimal untuk menemukan korban,” ujar Muh Rizal.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan operasi SAR terus berlangsung di perairan Desa Bailo, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una. **