BUOL : Warta Sulteng –

Gempa bumi tektonik magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Minggu (12/7/2026) pukul 21.46 Wita. Guncangan kuat memicu evakuasi mandiri di 11 kecamatan, menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan, dan mengakibatkan satu pasien meninggal dunia di RSUD Mokoyurli.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 1,31° Lintang Utara dan 121,36° Bujur Timur, atau sekitar 37 kilometer timur laut Buol dengan kedalaman 21 kilometer. BMKG juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa M5,1 Guncang Buol, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Dalam rilis BPBD Sulawesi Tengah yang diterima wartasulteng.com, disebutkan bahwa gempa berdampak pada sejumlah fasilitas umum dan rumah warga.

“Hampir di seluruh 11 kecamatan di Kabupaten Buol, masyarakat melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang dianggap aman. Sebagian masyarakat mengungsi ke Gunung Kali dan Kelurahan Kulango,” demikian bunyi rilis BPBD Sulawesi Tengah yang diterima wartasulteng.com.

BPBD Sulawesi Tengah juga melaporkan bahwa korban meninggal dunia berjumlah satu jiwa, yakni seorang pasien di RSUD Mokoyurli.

Sejumlah bangunan yang dilaporkan terdampak meliputi Mal Pelayanan Publik, Kantor Inspektorat Kabupaten Buol, sebagian ruang perawatan pasien di RSUD Kabupaten Buol, Rumah Makan Daeng Sugi Leok 2, serta beberapa rumah warga di Kelurahan Kali dan Leok 2.

“Situasi saat ini terpantau aman dan kondusif. Sebagian masyarakat telah kembali ke rumah masing-masing,” tulis BPBD Sulawesi Tengah dalam rilis yang diterima wartasulteng.com.

Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Buol masih melakukan asesmen lapangan untuk mendata kerusakan dan dampak gempa secara menyeluruh. Sementara, Dinas Sosial setempat telah mendirikan tenda darurat di areal RSUD Mokoyurli.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan terus mewaspadai potensi gempa susulan dengan mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD. **