SIGI | Warta Sulteng –
Personel Brimob Polda Sulawesi Tengah membantu membersihkan rumah-rumah warga yang rusak berat akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah. Aksi kemanusiaan itu difokuskan di Kabupaten Sigi, terutama di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo yang menjadi wilayah paling terdampak.
Di Desa Kamarora B, Kamis (18/6), personel Brimob terlihat bergotong royong mengevakuasi puing-puing bangunan menggunakan sekop dan gerobak dorong (arco). Mereka mengangkat tembok yang ambruk serta membongkar bagian atap dan tiang rumah yang roboh agar lokasi lebih aman dan memudahkan proses pembersihan.
Banjir Rendam Empat Desa di Bungku Tengah, Jalan Warga Sulit Dilalui
Meriana (56), salah seorang pemilik rumah mengaku masih mengingat kepanikan saat gempa terjadi pada Selasa (16/6) malam, bertepatan dengan peringatan 1 Muharam. Saat itu, ia sedang memasak di dalam rumah bersama keluarganya.
“Waktu gempa terjadi saya sedang memasak di rumah. Guncangannya sangat kuat sehingga kami langsung panik keluar menyelamatkan diri. Alhamdulillah semua keluarga selamat, meski anak saya sempat tertimpa reruntuhan bangunan,” ujarnya.
Akibat kerusakan yang dialami, keluarganya kini tinggal di tenda darurat sambil menunggu adanya bantuan untuk membangun kembali tempat tinggal mereka.
“Sekarang kami tinggal sementara di tenda pengungsian. Harapan saya, bekas rumah ini bisa dibangun lagi meski hanya rumah sederhana dari kayu. Saya juga berterima kasih kepada personel Brimob yang sudah membantu membersihkan puing-puing rumah kami,” katanya.
Komandan Kompi II Batalyon A Brimob Polda Sulawesi Tengah, Iptu Taufik Adriono, mengatakan personelnya telah berada di lokasi bencana sejak Selasa malam untuk membantu penanganan darurat bersama masyarakat.
Menurutnya, personel Brimob tidak hanya membantu evakuasi, tetapi juga membersihkan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan berat di sejumlah desa terdampak.
“Sejak malam setelah gempa terjadi, personel kami langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu masyarakat. Hari ini kami fokus membersihkan puing-puing rumah warga di Desa Kamarora A, Kamarora B, dan Kadidia agar lingkungan kembali aman dan memudahkan proses pemulihan,” ujar Iptu Taufik Adriono, di lokasi rumah warga yang diberaihkan.
Ia menegaskan, Brimob Polda Sulawesi Tengah akan terus berada di wilayah terdampak untuk mendukung penanganan bencana dan membantu kebutuhan masyarakat hingga kondisi kembali pulih.(od)




