SIGI | Warta Sulteng –
PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli bergerak memulihkan sistem kelistrikan, pasca wilayah Kabupaten Sigi menjadi paling terdampak gempa magnirudo 6,7 Selasa, (16/6).
perusahaan juga menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.
Bantuan diserahkan Vice President Pengendalian Distribusi Sulmapana PLN, Eko Prihandana, bersama jajaran manajemen PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo yang diwakili Manager PLN UP3 Palu Ansar dan Manager UP2K Sulawesi Tengah Rahmatan.
Gempa Robohkan Rumahnya, Arciana Melahirkan Bayi Laki-laki di Tenda Pengungsian
Distribusi bantuan dilakukan di sejumlah titik, meliputi Posko Kecamatan Nokilalaki, Puskesmas Palolo, Puskesmas Nokilalaki, serta Posko Siaga Kelistrikan Kantor Jaga Palolo. Logistik yang disalurkan terdiri atas air mineral, beras, makanan siap saji, obat-obatan, tandon air beserta perlengkapannya, hingga perlengkapan penerangan darurat.
Gempa yang terjadi pada Selasa (16/6) pukul 11.27 WITA dengan pusat 42 kilometer di tenggara Kota Palu dan kedalaman 10 kilometer menimbulkan kerusakan paling parah di Kecamatan Palolo dan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Bencana tersebut merusak permukiman dan fasilitas umum serta mengganggu jaringan air bersih maupun akses transportasi.
Merespons kondisi itu, PLN mengerahkan seluruh personel siaga dan mitra kerja untuk mempercepat penanganan di lapangan. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan pulihnya seluruh jaringan yang terdampak. Hingga 17 Juni 2026 pukul 21.20 WITA, sebanyak tiga penyulang, 15 section, 651 gardu, dan 68.459 pelanggan berhasil dinormalisasi sehingga pasokan listrik kembali beroperasi 100 persen.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas utama dalam proses pemulihan. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang bekerja tanpa henti sejak hari pertama gempa.
“Kolaborasi PLN UP3 Palu, UP2K Sulawesi Tengah, PLN Nusa Daya, Andika Energindo, serta seluruh mitra kerja memungkinkan pemulihan kelistrikan berlangsung cepat sehingga masyarakat kembali menikmati layanan listrik secara normal. PLN akan terus bersiaga hingga kondisi benar-benar pulih,” ujar Usman.
Vice President Pengendalian Distribusi Sulmapana PLN, Eko Prihandana, menegaskan listrik memiliki peran vital dalam mendukung pelayanan kesehatan, komunikasi, dan distribusi bantuan pada situasi darurat. Karena itu, PLN tidak hanya memulihkan jaringan, tetapi juga menghadirkan bantuan kemanusiaan melalui program PLN Peduli.
“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi,” katanya.
Langkah cepat PLN mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sigi. Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menilai pemulihan listrik yang dilakukan sejak hari pertama bencana sangat membantu operasional fasilitas kesehatan, penanganan darurat, dan distribusi bantuan kepada masyarakat.
“Kehadiran PLN Peduli menjadi bukti bahwa PLN tidak hanya menjaga pasokan listrik, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ungkap Samuel.**







