PALU, Wartasulteng.com —
Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menegaskan bahwa peran guru dalam membangun moral generasi muda merupakan fondasi utama lahirnya aparatur yang berdisiplin, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru atas kontribusi besar mereka dalam membentuk karakter bangsa.
“Guru adalah arsitek peradaban. Mereka membentuk fondasi moral yang kita bawa hingga saat ini,” ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa kualitas layanan publik tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai moral yang ditanamkan sejak dini.
“Jika kita ingin pelayanan publik semakin baik, maka semangat ketulusan dan disiplin yang diajarkan guru harus terus kita hidupkan,” tambahnya.
Rakhmat menegaskan bahwa moralitas ASN tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses pendidikan panjang yang dimulai dari ruang kelas, bimbingan karakter, dan teladan yang diberikan oleh guru sepanjang perjalanan hidup seorang individu. Menurutnya, peran guru dalam membangun pola pikir, etika kerja, dan komitmen terhadap pelayanan masyarakat sangatlah esensial.
Ia juga menuturkan bahwa kualitas aparatur yang profesional dan berintegritas merupakan cerminan dari pendidikan yang kuat. Oleh karena itu, nilai-nilai yang diwariskan oleh para guru harus terus dirawat dan diterapkan dalam menjawab tantangan pelayanan publik modern.
Melalui momentum Hari Guru Nasional, Kanwil Kemenkum Sulteng mengajak seluruh ASN untuk mengingat kembali jasa para guru serta mengaktualisasikan nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, dan ketulusan dalam bekerja demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik dan humanis.