WARTA , MAKASSAR – PT Regional Sulawesi meraih enam di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada ajang Indonesia Green Awards (IGA) ke-15 tahun , yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility (LSSR) di Jakarta pada tanggal 17 Januari.

Indonesia Green Awards adalah wadah penghargaan untuk inisiatif perbaikan lingkungan hidup yang mendukung komitmen Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Ajang ini, yang berlangsung sejak tahun 2010, bertujuan mengapresiasi perusahaan, individu, dan organisasi yang peduli terhadap lingkungan. Penilaian inovasi dalam mendukung NZE 2060 menjadi fokus utama IGA, memacu Gerakan Nol Emisi untuk pelestarian lingkungan demi generasi mendatang.

PT Pertamina Patra Niaga Sulawesi meraih tiga kategori utama, yakni Pengorganisasian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Mengembangkan Keanekaragaman Hayati, dan Rekayasa Teknologi Dalam Menghemat Energi atau Penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Keberhasilan ini mencerminkan pelaksanaan strategis tanggung jawab sosial dan tata kelola organisasi perusahaan yang efektif. Program-program inisiatif mereka dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati, baik di ekosistem lautan maupun daratan, menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.

Pemberdayaan di Bacukiki menjadi contoh sukses dalam mengelola limbah kotoran ternak sapi menjadi energi biogas ramah lingkungan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengenalkan dan mendorong transisi energi bagi masyarakat.

Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina PT Patra Niaga Regional Sulawesi, menyatakan bahwa penghargaan ini memotivasi perusahaan untuk memulai tahun dengan semangat .

Program pemberdayaan masyarakat akan terus diperkuat, menjaga kualitas hidup masyarakat, dan mendukung lingkungan berkelanjutan.

“Kami berterima kasih kepada La Tofi School of Social Responsibility atas penghargaan ini. Ini membuktikan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sesuai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan,” ujar Fahrougi.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi tetap berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat melalui program pengembangan kapasitas, mendorong peningkatan kemandirian ekonomi, dan menjaga lingkungan di sekitar wilayah perusahaan.

Fahrougi berharap, dengan penghargaan ini, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan dapat ditingkatkan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup, serta mempercepat transisi energi demi keberlanjutan hidup dan masa depan bangsa,” tambah Fahrougi.

Program-program yang meraih penghargaan IGA sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), terutama TPB nomor 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), TPB nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan TPB nomor 11 ( dan Komunitas yang Berkelanjutan). (**)