PALU | Warta Sulteng –

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI) Sulawesi Tengah resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2030 di D’Kalora Cafe & Resto, Palu, Sabtu (18/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi tonggak awal penguatan organisasi sekaligus bagian dari persiapan menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX Tahun 2027 yang akan digelar di Sulawesi Tengah.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) ADYTI, Efendi Hansen, berdasarkan Surat Keputusan DPP ADYTI. Kepengurusan yang dilantik terdiri atas Rudy Wijaya sebagai Ketua DPD ADYTI Sulawesi Tengah, Meyson Liey sebagai Sekretaris, dan William Chandra sebagai Bendahara.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Tengah Muchsin Husain Pakaya, Sekretaris Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Tengah, serta sejumlah perwakilan induk organisasi olahraga (Inorga).

ADYTI merupakan salah satu induk organisasi olahraga masyarakat di bawah naungan KORMI yang mengembangkan olahraga kesehatan dan kebugaran melalui Dong Yue Taiji Quan. Organisasi ini mulai diperkenalkan di Indonesia pada 1980, kemudian membentuk kepengurusan nasional pada 2010. Hingga kini, ADYTI telah memiliki 16 Dewan Pengurus Daerah di berbagai provinsi.

Ketua DPD ADYTI Sulawesi Tengah Rudy Wijaya mengatakan amanah yang diterimanya menjadi tanggung jawab besar untuk membangun organisasi sekaligus memperluas pembinaan olahraga masyarakat di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada seluruh pengurus. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab melalui kerja sama seluruh pengurus, pelatih, atlet, dan masyarakat agar organisasi terus berkembang,” ujar Rudy.

Ia menegaskan, ADYTI tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga mendorong terbentuknya masyarakat yang sehat dan berkarakter.

“Kami ingin membangun generasi yang sehat melalui olahraga. Taiji Quan bukan hanya menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, sportivitas, serta gaya hidup sehat. Kami juga menargetkan mampu mempersembahkan satu medali emas pada FORNAS 2027 di Sulawesi Tengah,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPP ADYTI Efendi Hansen menegaskan pelantikan pengurus merupakan awal dari pengabdian untuk membesarkan organisasi, bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan.

“Hari ini saudara-saudara bukan sekadar menerima jabatan, tetapi menerima amanah untuk melayani, membangun organisasi, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Organisasi akan menjadi besar apabila seluruh pengurus mau bekerja bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri,” katanya.

Menurut Efendi, Sulawesi Tengah memiliki tanggung jawab besar sebagai tuan rumah FORNAS IX Tahun 2027 sehingga seluruh jajaran ADYTI harus mulai memperkuat organisasi sejak sekarang.

“Saya mengajak DPD ADYTI Sulawesi Tengah menyusun langkah nyata, memperbanyak kegiatan, menyiapkan pelatih, wasit, dan juri, serta memperluas pembinaan hingga seluruh kabupaten dan kota. Kita harus menjadi bagian penting dari suksesnya FORNAS 2027,” ujarnya.

Ia menambahkan, ADYTI membawa misi membangun masyarakat yang sehat melalui olahraga masyarakat dengan mengusung slogan “Bugar, Maju, Jaya”.

“Bugar masyarakatnya, maju rakyatnya, dan pada akhirnya jaya negaranya. Itulah cita-cita besar ADYTI dalam membudayakan olahraga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia,” tutur Efendi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Tengah Muchsin Husain Pakaya menyatakan pemerintah daerah mendukung penguatan organisasi olahraga masyarakat karena memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Olahraga masyarakat memiliki peran yang sangat penting. Melalui koordinasi dan sinergi berbagai organisasi, komunitas, dunia pendidikan, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat, kita dapat menghadirkan program-program yang berpihak kepada masyarakat secara partisipatif,” kata Muchsin.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Organisasi ini tidak boleh hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi harus menjadi motor penggerak pembangunan masyarakat melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan bermanfaat. Saya berharap seluruh pengurus mampu menjaga soliditas, memperluas pembinaan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Pelantikan DPD ADYTI Sulawesi Tengah diharapkan menjadi awal penguatan pembinaan olahraga masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapan daerah dalam menyukseskan penyelenggaraan FORNAS IX Tahun 2027 sebagai tuan rumah. (od)