BANGGAI | Warta Sulteng –
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindaklanjuti insiden yang terjadi di area SPBU 74.947.21 Kabupaten Banggai pada Sabtu (27/6). Perusahaan memastikan operasional SPBU kembali normal dan pelayanan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tetap berlangsung sesuai prosedur.
Berdasarkan informasi awal, insiden dipicu oleh tindakan tidak pantas yang dilakukan seorang pengemudi kendaraan terhadap operator SPBU saat proses pengisian Biosolar. Setelah situasi di lokasi kondusif, aktivitas pelayanan kembali berjalan seperti biasa.
Sales Branch Manager Sulteng II Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Gidan Rasendrianto, mengatakan pihaknya segera melakukan verifikasi untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus menjaga kelancaran operasional SPBU.
“Pertamina telah melakukan validasi terhadap rekaman CCTV sebagai bagian dari proses penelusuran kejadian. Kami juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memberikan pendampingan kepada pihak yang terdampak serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Gidan.
Selain memeriksa rekaman CCTV, Pertamina juga memvalidasi data transaksi penyaluran Biosolar pada saat insiden terjadi. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan ketidaksesuaian antara nomor polisi kendaraan dengan barcode yang digunakan dalam transaksi.
“Koordinasi juga dilakukan bersama aparat penegak hukum untuk mendukung pengamanan di lokasi serta menjaga kondusivitas operasional SPBU,” tambahnya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan di lingkungan SPBU menjadi prioritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pertamina terus berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan pihak terkait agar setiap aktivitas penyaluran BBM berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai prosedur. Kami juga mengajak seluruh pengguna SPBU untuk menjaga ketertiban, menghormati petugas yang sedang bertugas, serta menyampaikan setiap kendala melalui jalur yang tepat agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” kata Lilik.
Pertamina menyatakan akan terus memantau operasional SPBU dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan distribusi energi kepada masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan sesuai ketentuan.**







