PALU | Warta Sulteng

Semarak Bhayangkara Open resmi dibuka pada Kamis (3/7), dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Ajang ini diikuti 756 pasangan atau 1.512 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi dan Kalimantan.

Ketua PB PORDI Bidang Keorganisasian, Hikma Maruf, mengapresiasi inisiatif Sulteng yang kembali menjadi pelopor turnamen domino berskala besar dengan hadiah spektakuler.

Menurutnya, kegiatan ini sudah setara dengan level dan membuka peluang Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah event nasional kelima.

“PB PORDI sangat mendukung agar domino masuk sebagai cabang olahraga resmi di PON. Kami ingin menghapus stigma domino sebagai judi dan menjadikannya wadah menjaring atlet berprestasi,” tegas Hikma.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Agus Nugroho mengatakan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarinstansi, , masyarakat, dan .

“Ini bagian dari melestarikan lokal melalui permainan rakyat seperti domino. Selain mengasah strategi, olahraga domino juga mengajarkan sportivitas dan kejujuran,” ujar Irjen Agus.

Selain turnamen domino, rangkaian Semarak Bhayangkara juga diisi berbagai kegiatan sosial seperti pembagian 2.300 gratis, murah, pameran , lomba video kreatif, lomba mewarnai, dero massal, hingga Pekan Kreatif Bhayangkara. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian Polda Sulteng terhadap masyarakat.(od)