PALU | Warta Sulteng –
Ribuan umat Islam di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengikuti pawai obor untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu malam, (14/02). Tradisi tahunan ini juga bagian dari ajakan mempererat ukhuwah Islamiyah menjelang datangnya bulan penuh berkah.
Warga yang mengikuti pawai tidak hanya berasal dari Kota Palu, tetapi juga datang dari Kabupaten Sigi dan Donggala. Kegiatan ini mengambil titik start di Lapangan Vatulemo sebagai titik kumpul sebelum peserta bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan protokol di ibu kota provinsi tersebut.
Pawai obor diinisiasi oleh Himpunan Pusat Pemuda Alkhairaat bersama sembilan majelis di bawah naungan Pengurus Besar Alkhairaat. Ribuan peserta yang didominasi kalangan muda membawa obor bambu sambil melantunkan selawat dan ada pula yang ikut bernyanyi lagu islami.
Rute pawai dimulai dari arah Jalan Veteran, kemudian melintasi Jalan Juanda, Jalan Mohamad Hatta, Jalan Hasanuddin, dan berakhir di Kompleks Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Palu Barat.
Sepanjang perjalanan, peserta berjalan kaki sejauh kurang lebih lima kilometer dengan pengawalan aparat kepolisian untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.
Ketua DPP Himpunan Pemuda Alhairaat, Husen Alhabsyi, mengatakan pawai obor merupakan agenda rutin yang digelar setiap menjelang Ramadhan.
“Pawai obor ini sudah menjadi tradisi kami setiap tahun. Ini bagian dari pesan moral menyambut Ramdhan dengan kegembiraan dan penuh sukacita sekaligus mempererat silaturahmi antar umat” ujar Husen.
Ia menambahkan, keterlibatan sembilan majelis dalam kegiatan ini menunjukkan soliditas pemuda dan jamaah Alkhairaat di Sulawesi Tengah.
“Ramadhan harus disambut dengan kebersamaan, semangat ibadah, dan kepedulian sosial. Semoga momentum ini membuat generasi muda semakin mencintai nilai-nilai Islam,” katanya. (Od).







