PALU, Wartasulteng.com –

Ikatan Alumni MAN 2 Kota Palu menggelar Dzikir Akbar dan Munajat Kebangsaan di Masjid Al-Ikhlas pada Senin (28/9/2026), sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk mengenang delapan tahun bencana alam yang melanda Kota Palu. Kegiatan ini dihadiri oleh alumni, siswa, dan masyarakat sekitar, yang bersama-sama mendoakan para korban bencana yang terjadi pada 2018.

Dr. H. Taufik, Kepala MAN 2 Kota Palu, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mengambil hikmah dari peristiwa bencana. “Kita harus terus membangun kepedulian terhadap sesama dan mempersiapkan generasi muda yang tangguh,” ungkapnya. Dzikir Akbar ini juga menjadi bagian dari Milad ke-51 dan Reuni Akbar MAN 2, yang diharapkan dapat memperkuat ikatan antara alumni dan siswa.

Ketua Panitia, Abd. Jalil, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan. “Kita harus terus menjaga silaturahmi dan berkontribusi bagi masyarakat,” katanya. Acara ini dipimpin oleh Ustadz Muh. Idhan, yang membawa suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.

Melalui Dzikir Akbar dan Munajat Kebangsaan, keluarga besar MAN 2 Kota Palu tidak hanya mengenang peristiwa bencana, tetapi juga berkomitmen untuk terus memperkuat semangat kebangsaan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi Kota Palu dan Sulawesi Tengah.