PALU, Wartasulteng.com –

Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P., memimpin rapat kerja percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kota Palu, yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda, Selasa (9/6/2026). Rapat ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Palu, Diah Puspita, SE., M.A.P., Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Rochmat Jasin, serta para camat dan pemangku kepentingan lainnya.

Wakil Wali Kota Imelda menegaskan bahwa keberhasilan program penurunan stunting memerlukan keterlibatan aktif semua pihak untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup dan berkualitas. Ia mendorong perangkat daerah dan kader kesehatan untuk melakukan kunjungan langsung ke masyarakat dan sekolah, guna memahami kondisi anak-anak secara lebih baik. “Kita perlu melihat langsung kondisi anak-anak yang menjadi perhatian kita,” ujarnya.

Wakil wali kota juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak, serta perlunya edukasi tentang pola asuh dan pola makan sehat. Ia mengingatkan bahwa pemenuhan kebutuhan nutrisi tidak hanya bergantung pada program bantuan makanan tambahan, tetapi juga pada kebiasaan makan sehat di rumah.

Berdasarkan laporan dalam rapat, upaya penurunan stunting di Kota Palu menunjukkan hasil yang positif, dengan beberapa kecamatan mengalami penurunan kasus yang signifikan. Namun, perhatian khusus masih diperlukan untuk kecamatan dengan angka stunting tinggi, seperti Kecamatan Mantikulore dan Kecamatan Tatanga.

Ketua TP PKK Kota Palu, Diah Puspita, menegaskan pentingnya keseragaman dan akurasi data dalam program penanganan stunting. “Pengawasan dan pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan agar setiap intervensi menjangkau sasaran yang membutuhkan,” ujarnya.

Rapat kerja ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen bersama untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kota Palu. Pemerintah Kota Palu terus mendorong kolaborasi semua pihak demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.