PALU, Wartasulteng.com –
Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, mendorong kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tengah untuk berperan aktif dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan bangsa. Pesan ini disampaikan saat menghadiri Milad Korps HMI Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu pada Sabtu, (26/9/2026). Dalam acara tersebut, Supratman didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy.
Supratman menekankan bahwa Milad HMI bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momen refleksi bagi mahasiswa untuk mengevaluasi kontribusi mereka terhadap bangsa. “Mahasiswa harus berani membaca zaman, kritis terhadap persoalan, dan menawarkan gagasan serta solusi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa generasi muda harus memiliki karakter, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan seperti HMI memiliki potensi besar untuk melahirkan kader-kader yang siap memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.
“Milad adalah momentum untuk bertanya: sejauh apa kita sudah memberi arti?” ungkap Supratman, mengajak kader dan alumni HMI untuk terus berpikir kritis dan berkontribusi kepada masyarakat.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda yang dapat memberikan gagasan konstruktif dalam menyelesaikan masalah hukum dan sosial. Ia menyatakan bahwa Kanwil Kemenkum Sulteng terbuka untuk kolaborasi dengan mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman hukum dan kesadaran hukum masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Wakil Ketua MPR RI Abcandra Akbar Supratman dan Ketua Umum KAHMI, Mulhanan Tombolotutu. Kehadiran mereka menambah semangat silaturahmi dan pertukaran gagasan antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan keluarga besar HMI dalam mendorong kontribusi generasi muda bagi pembangunan daerah.






