PALU, Wartasulteng.com –
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menggelar Tasyakuran 1 Tahun Sulteng BERANI di pelataran Masjid Raya Baitul Khairaat, yang dihadiri oleh ribuan masyarakat. Acara ini diisi dengan dzikir, doa bersama, dan buka puasa, serta pelepasan Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa sembilan program prioritas “BERANI” bertujuan untuk meringankan beban hidup masyarakat dan memajukan Sulawesi Tengah. “Dengan tercapainya 9 BERANI, Sulawesi Tengah akan semakin maju,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan hasil positif dari indikator pembangunan, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pertumbuhan ekonomi yang tetap stabil.
Gubernur menambahkan bahwa program BERANI Cerdas akan membuka pendaftaran bantuan pendidikan pada April 2026 dan telah bekerja sama dengan 400 perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, program BERANI Sehat memastikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat hanya dengan KTP.
Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido menyoroti pentingnya peningkatan layanan kesehatan dan pengembangan Rumah Sakit Pendidikan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah. “Kami ingin masyarakat tidak perlu jauh berobat ke luar daerah,” jelasnya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pemimpin daerah, dan jajaran Forkopimda. Ketua DPRD Sulteng, H. Mohammad Arus Abdul Karim, menyatakan bahwa tasyakuran ini adalah momentum untuk memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif demi kesejahteraan rakyat.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, juga memberikan apresiasi terhadap capaian satu tahun kepemimpinan ini dan menekankan pentingnya sinergi hukum untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.