PALU | Warta Sulteng –

Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan ketersediaan beras di daerah tetap aman menjelang dan setelah peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepastian tersebut ditunjang dengan cadangan beras yang saat ini mencapai 16.973 ton.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri, mengatakan stok beras tersebut tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Tengah dan disiapkan untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat serta mendukung stabilitas pasokan.

“Untuk total stok beras seluruh Sulawesi Tengah sebanyak 16.973 ton,” ujar Jusri.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.365 ton berada dalam pengelolaan langsung Kanwil Bulog Sulawesi Tengah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.

Menurut Jusri, ketersediaan cadangan beras menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Selain memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, stok yang memadai juga berperan dalam menjaga stabilitas pasokan dan mengantisipasi peningkatan kebutuhan sewaktu-waktu.

Ia menegaskan Bulog terus menjalankan fungsi sebagai lembaga yang bertanggung jawab menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Dalam semangat Bulog untuk Indonesia Merdeka, kami terus menjalankan peran sebagai penjaga ketersediaan pangan. Stok yang cukup diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung stabilitas pangan di Sulawesi Tengah,” kata Jusri.

Dengan cadangan beras yang tersedia saat ini, Bulog Sulawesi Tengah memastikan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah tetap dapat terpenuhi. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan menjaga kesejahteraan masyarakat melalui ketersediaan bahan pangan pokok yang memadai.