DONGGALA | Warta Sulteng –

Kepala Perpustakaan Sekolah Sukma Bangsa Sigi, Dadan Darusman, S.I.P., membagikan pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan perpustakaan modern pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan Kabupaten Donggala di Gedung PGRI Dampelas, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan bertema “Kolaborasi Pustakawan, Guru, dan Penggiat Literasi Menuju Masyarakat Cerdas dan Mandiri” itu dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Donggala, Fauziah, S.Pd., M.Si. Sementara Camat Dampelas, Nuryadin, S.Pd., memandu jalannya kegiatan sebagai moderator.

Dalam kesempatan tersebut, Dadan menyampaikan materi mengenai pengelolaan perpustakaan berbasis digital. Ia mengulas berbagai strategi, tantangan, serta pengalaman dalam menerapkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan agar lebih mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Pengelolaan perpustakaan digital dapat mempermudah akses informasi bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Dadan.

Menurutnya, transformasi digital menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu memperluas akses informasi, mempercepat layanan, sekaligus mendorong meningkatnya minat baca masyarakat.

Selain membahas digitalisasi perpustakaan, peserta juga memperoleh materi mengenai layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial yang disampaikan oleh Asrianti, S.Pd., M.Pd. Materi tersebut menekankan peran perpustakaan sebagai ruang pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan akses informasi, pendidikan, dan pengembangan keterampilan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Donggala, Fauziah, memaparkan arah kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem perpustakaan melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

Bimtek Literasi Informasi Tahun 2026 diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas kepala perpustakaan desa, tenaga perpustakaan sekolah, serta pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dari berbagai wilayah di Kabupaten Donggala. Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Desa Dampelas dan Kepala Desa Sabang.

Dinas Perpustakaan Kabupaten Donggala menegaskan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada penyampaian materi. Sebagai tindak lanjut, peserta akan mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas pengelola perpustakaan dan penggiat literasi dalam mengembangkan layanan yang lebih inovatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap kolaborasi antara pustakawan, tenaga pendidik, dan penggiat literasi semakin kuat sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang cerdas, mandiri, dan memiliki budaya literasi yang terus berkembang.**