PALU | Warta Sulteng –
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tengah resmi meluncurkan rangkaian kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari Road to FESyar dan Gebyar Ramadan ini digelar di Masjid Raya Baitul Khairaat, Kota Palu, Rabu (19/2/2026). Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Asisten Gubernur Bidang Perekonomian Rudi Dewanto, serta sejumlah perwakilan perbankan.
Mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Muhamad Irfan Sukarna, mengatakan pihaknya memproyeksikan peningkatan kebutuhan uang tunai menjelang hari raya. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, BI Sulteng menyiapkan dana sebesar Rp2,86 triliun.
“Tahun ini kami menyediakan uang tunai lebih banyak dibandingkan tahun lalu, dengan peningkatan sekitar 39 persen. Kami berharap kebutuhan masyarakat terhadap pecahan Rupiah, khususnya yang banyak dicari saat Lebaran, dapat terpenuhi,” ujar Irfan.
Untuk memastikan distribusi berjalan merata, BI Sulteng menggandeng 22 perbankan dan membuka layanan penukaran di 26 titik strategis. Meski Kota Palu menjadi pusat aktivitas karena jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi terbesar berada di ibu kota provinsi, layanan juga menjangkau sejumlah daerah lain.
“Selain di Palu, layanan penukaran juga tersedia di Tolitoli, Bungku, Luwuk, hingga Poso melalui kerja sama dengan perbankan setempat,” tambahnya.
Selain layanan kas keliling, masyarakat juga dapat mengikuti rangkaian Gebyar Ramadan yang akan berlangsung pada 28 Februari hingga 8 Maret 2026. BI mengimbau masyarakat menukar uang di lokasi resmi guna menjamin keaslian dan kualitas uang Rupiah yang diterima.