PALU | Warta Sulteng –

Rasa empati mendorong Aiptu Rizal Palambang, anggota Kepolisian Polresta Palu, menyalurkan bantuan kepada keluarga seorang bocah di Nusa Tenggara Timur. Bantuan tersebut diberikan secara pribadi sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

“Saya menyalurkan bantuan ini karena empati dan keprihatinan atas peristiwa yang terjadi. Bantuan ini murni dari pribadi saya bersama seorang teman donatur,” ujar Aiptu Rizal, lewat pesan Whatsapp, Senin (9/2).

Aiptu Rizal Palambang (Foto. Pribadi)

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan rekan kepolisian di NTT. Pada 6 Februari 2026, Aiptu Rizal menghubungi rekannya di Polda NTT untuk mendapatkan akses kepada keluarga korban. Bantuan tersebut kemudian diserahkan oleh Kapolsek dan Kasat Intel di Ngada pada 7 Februari 2026 langsung pada ibu korban.

Aiptu Rizal menegaskan, dirinya hanya menjadi perantara dalam penyaluran bantuan tersebut. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang dan menjadi perhatian bersama.

“Semoga kejadian ini mendapat atensi semua pihak agar ke depan tidak terjadi lagi,” katanya.

Diketahui, sebelum meninggal dunia, bocah tersebut meninggalkan sepucuk surat untuk ibunya berinisial MGT (47). Surat yang ditulis tangan menggunakan bahasa daerah Ngada, itu ditemukan polisi saat olah tempat kejadian perkara.

Korban tinggal bersama neneknya, sementara sang ibu yang merupakan orang tua tunggal menghidupi lima anak dengan bekerja sebagai petani dan buruh serabutan. Ayah korban telah meninggal dunia sejak korban masih dalam kandungan. **