TOJO UNA-UNA | Warta Sulteng –
Seluruh wisatawan asing yang sempat dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, operasi pencarian masih terus dilakukan terhadap seorang nahkoda kapal yang dilaporkan hilang setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto, membenarkan bahwa Tim SAR Gabungan telah menemukan seluruh penumpang yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak.
“Informasi tersebut benar. Seluruh penumpang warga negara asing berjumlah 11 orang telah ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi. Saat ini mereka berada di salah satu resor di Kabupaten Tojo Una-Una,” kata Heriyanto, Sabtu (25/7/2026).
Meski seluruh wisatawan berhasil diselamatkan, Basarnas masih melanjutkan operasi pencarian terhadap nahkoda kapal bernama Ardiansyah yang hingga kini belum ditemukan.
“Masih ada satu orang yang belum ditemukan, yaitu nahkoda atas nama Ardiansyah. Operasi SAR akan terus kami laksanakan sesuai rencana operasi selama tujuh hari,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal yang diterima Basarnas, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Kapal yang mengangkut rombongan wisatawan diduga diterjang cuaca buruk hingga patah menjadi dua dan akhirnya tenggelam di perairan Teluk Tomini.
Heriyanto menjelaskan para penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan menaiki rakit yang berada di sekitar lokasi kejadian. Saat proses penyelamatan berlangsung, nahkoda diduga masih berada di kapal yang kemudian tenggelam.
“Menurut informasi yang kami terima, cuaca buruk menyebabkan kapal patah menjadi dua. Para korban kemudian menyelamatkan diri menggunakan rakit yang berada di sekitar lokasi. Nahkoda diduga masih berada di kapal dan akhirnya terpisah saat proses evakuasi karena jarak pandang terbatas,” jelasnya.
Seluruh korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan yang melakukan penyisiran di perairan Teluk Tomini di bawah koordinasi Basarnas Palu sebagai Search Mission Coordinator (SMC). Hingga kini, Basarnas masih mengumpulkan informasi terkait titik pasti lokasi kejadian dan jaraknya dari wilayah Tojo Una-Una maupun Marisa.
Heriyanto menambahkan seluruh penumpang telah didata oleh pihak resor tempat mereka dievakuasi. Sebelas wisatawan asing tersebut berasal dari Jerman, Prancis, Belanda, Belgia, dan Republik Ceko.
Basarnas Palu dan Gorontalo memastikan operasi pencarian terhadap nahkoda akan terus dilanjutkan hingga tujuh hari ke depan atau sampai korban ditemukan maupun berdasarkan hasil evaluasi operasi SAR. **





