PALU, Wartasulteng.com –
Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Rumah Jabatan Wali Kota Palu. Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Palu, Kapolresta Palu, perwakilan Dandim 1306/Kota Palu, BMKG, Basarnas Palu, dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Rapat diadakan untuk membahas kondisi terkini pascagempa yang mengguncang Palu beberapa hari terakhir. Wali Kota Hadianto menegaskan bahwa BMKG terus memantau aktivitas kegempaan dan belum ada status khusus yang dikeluarkan. “Kami tidak ingin menyampaikan informasi yang tidak akurat, namun kami akan terus memperbarui informasi dari BMKG untuk masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Terkait infrastruktur, Wali Kota menyatakan tidak ditemukan kerusakan signifikan akibat gempa. “Alhamdulillah, kerusakan yang ada sangat ringan dan masih dalam kategori wajar,” ungkapnya. Tercatat dua warga mengalami luka ringan, namun keduanya telah mendapatkan penanganan yang baik.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Palu memutuskan untuk meniadakan kegiatan belajar tatap muka bagi siswa sekolah dasar dan menggantinya dengan pembelajaran daring. “Kebijakan ini akan dievaluasi dalam dua hari ke depan,” kata Wali Kota.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kota Palu bersama Forkopimda berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.







